Menghadirkan
tanaman hijau didalam ruangan memanga menyegarkan, apalago tanaman tersebut
tumbuh subur di dalam air, disatukan dalam suatu wadah kaca bening, berkilauan
sinar lampu, serta bersanding indah dengan liukan ikan dan udang hias.
Bayangkan jika anda berada didepannya. Duduk santai sambil meneguk secangkir
kopi dan memandangi tanaman yang sesekali bergerak lambat saat terkena sentuhan
ikan, tentu rasa penat sehabis bekerja hilang dalam sekejap.
Aquascape adalah kegiatan yang lebih
bersifat seni dalam mengatur dan menanam tanaman air, batu dan kayu dalam cara
yang menyenangkan secara estetis di dalam aquarium sehingga memberikan efek
berkebun di bawah air.
Aquascape,
orang jepang sering menyebutnya nature
aquarium merupakan taman alami yang dibuat di dalam aquarium, aquascape
bukan hanya sekedar taman biasa, tetapi lebih kepada pemaknaan hidup dan
miniatur alam yang penuh dengan kesinergian. Lihat saja, dari dalam aquarium
tanaman mendapatkan makanan dari media tanam. Ikan pun menghasilkan CO2 yang
dibutuhkan tanaman. Timbal baliknya, tanaman juga memproduksi oksigen yang
diperlukan ikan, termasuk juga udang pemakan lumut dan mikroorganisme yang
didalamnya. Semua komponen ini berjalan sealur dan saling membutuhkan antara
satu dengan lainnya. Tidak salah jika aquascape merupakan “guru sejati” yang
mengajarkan tentang keseimbangan hidup.
Selain itu, ada
juga Bapak laurance, seorang pakar aquascape yang keseharianya menjalankan
binis perawatan dan pengadaan aquascape dengan teknologi dari jerman, dal
almarhum Okie Tanujaya, seorang seniman aquascape yang terkenal dengan konsep “
Pasir Mancur” (Dancing Stone). Berkat kreativitas merekalah, aquascape kini
dikenal dan disukai banyak orang
Pada umumnya aquascape menggunakan
ikan sebagai pelengkap, namun ada kalanya aquascape bisa hanya berisi tanaman
saja atau bahkan kadang-kadang batu saja, dengan kayu-kayu yang sudah mati,
ataupun menggunakan komplemen udang hias saja.
Meskipun tujuan utama dari
aquascaping adalah menciptakan suatu landscape yang indah di dalam air, namun
banyak aspek teknis mengenai pemeliharaan tanaman yang harus dipertimbangkan.
Faktor faktor ini harus seimbang di
dalam aquarium untuk memastikan kesuksesan aquascape.Faktor-faktor tersebut
meliputi filtrasi, karbon dioksida (CO2) yang sesuai untuk kebutuhan
photosintesis didalam air, substrate yang digunakan, pupuk dan pencahayaan.
Sumber : LUPA hahahaahaaaaa



0 comments:
Post a Comment